Dengan ini, semoga bisa bermanfaat dan berkah, serta memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat

HASIL SURVEY KURIKULUM 2013 SD JULI - DESEMBER 2018

Kami melakukan survey kecil-kecilan menggunakan google form terkait Kurikulum 2013 Jenjang SD. Pesertanya adalah yang mendownload apk13sd. Untuk kevalidan hasil survey kami juga tidak bisa menjamin. Survey ini dilakukan dari Bulan Juli sampai dengan Desember 2018. Berikut ini data yang telah terkumpul.

1. Kepegawaian

2. Bersertifikat Pendidik

3. Tugas

 4. Aplikasi apk13sd
| download
5. Diklat / Bimtek Kurikulum 2013
Materi Bimtek K13 2018 | download

6. KKM Mupel / KKM Satuan Pendidikan


 7. Interval Rentang Predikat
| selengkapnya
 8. Kriteria Kenaikan Kelas
| selengkapnya
 9. Buku Induk
Tentang Format Buku Induk | selengkapnya
 10. Peringkat Siswa
 11. Daftar Nilai K13
Contoh format daftar nilai | download
 12. Buku Panduan Penilaian SD
Buku Panduan Penilian SD | download
Yakin sudah membaca | klik di sini untuk tes kemampuan

Demikianlah tentang hasil survey yang kami lakukan, mudah-mudahan ada manfaatnya.
Terima Kasih

INILAH PERMENDIKBUD 37 TAHUN 2018 REVISI KURIKULUM 2013 KI KD

Baiklah langsung saja pada postingan ini akan kami share download file:
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2018 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 24 TAHUN 2016 TENTANG KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PELAJARAN PADA KURIKULUM 2013 PADA PENDIDIKAN DASAR DAN  PENDIDIKAN MENENGAH

KI KD Kurikulum 2013 Revisi Permendikbud 37 2018

Saya sendiri masih sekilas baca saja, dan point utamanya adalah sebagai berikut:

1. Muatan informatika pada Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) dapat digunakan sebagai alat pembelajaran dan/atau dipelajari melalui ekstrakurikuler dan/atau muatan lokal.

 2. Mata Pelajaran Informatika pada Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) dimuat dalam Kompetensi Dasar yang digunakan sebagai acuan pembelajaran.

Untuk apakah ada perubahan KD, KI Spiritual dan Sosial apakah juga di sesuaikan PPK, silahkan langsung saja

Download link https://drive.google.com/file/d/1DDAId6Oq55jB62TFHn8UlxF4KB84-gMF/view

upload via google drive

Download juga Kumpulan Permendikbud Tahun 2016 Terkait Kurikulum 2013

Demikian yang bisa kami posting, like - share & coment, semoga bermanfaat.



APLIKASI RAPORT K13 SD SESUAI PPK

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdullilah

Pada kesempatan ini akan kami share tentang aplikasi raport kurikulum 2013 apk13sd yang di sesuaikan dengan penilaian sikap Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Aplikasi ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya.

aplikasi rapor k13 sd apk13sd 2019 sesui ppk

Tentang nilai sikap pada kurikulum 2013 yang di sesuaikan dengan PPK dapat di pelajari pada postingan ini (klik disini untuk membukanya)

Sebelumnya kami sampaikan terima kasih kepada teman-teman yang menggunakan aplikasi ini dan berperan aktif melalui grup telegram maupun w.a untuk saling share.

Panduan Penggunaan Aplikasi apk13sd

Buat Anda yang baru pertama menggunakan aplikasi ini diharapkan mempelajari dulu panduan yang telah kami sediakan sebagai berikut:
 Postingan, Video, Power Point >>> (download) <<<

Download apk13sd versi 2019-1


Seperti biasa link download akan kami kirimkan ke email masing-masing, untuk itu silahkan isi formulir via google drive terlebih dahulu dengan memasukan email yang di gunakan:

>>> apk13sd 2019.1 kelas 4 isi form (klik di sini) <<<

>>>>> format daftar nilai manual

Khusus Mapel Pendidikan Agama dan Budipekerti ( download )

Untuk kelas lainya kelas 1, 2, 3, 5 dan 6 silahkan sesuaikan sendiri KDnya, cara mengganti KD dapat di lihat pada video ini klik untuk membuka

Akan lebih baik jika aplikasi di sesuaikan sesuai pemetaan KD ( selengkapnya )

Grup / Komunitas

Gabung di grup telegram linknya: https://t.me/kurikulumsd
suport: http://telegram.me/apk13sd_bot
Google Class Room: https://apk13sd.blogspot.com/2018/10/gabung-di-kelas-online-apk13sd.html
Link tanya jawab: https://apk13sd.blogspot.co.id/2018/05/tanya-jawab-aplikasi-raport-apk13sd.html

Download juga:
* Aplikasi Buku Induk
* Aplikasi Rapor untuk Madrasah Ibtidaiyah


Kami menyadari bahwa aplikasi ini masih banyak kekurangan, untuk itu koreksi kritik dan saran kami harapkan agar aplikasi menjadi lebih baik lagi.

Demikian postingan tentang update aplikasi apk13sd 2019.1 semoga bermanfaat, Terima Kasih

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

BUKU KELAS III DAN VI SEMESTER 2 REVISI 2018

Pada kesempatan ini akan kami share buku paket guru dan siswa untuk kelas III dan VI semester 2 revisi 2018. File ini dapat di download dengan mudah karena di upload pada google drive. Terima kasih buat yang sudah upload karena disini saya hanya share linknya saja.

BUKU K13 REVISI 2018 SD


DOWNLOAD BUKU GURU DAN SISWA KELAS 3

untuk download langsung saja klik link, nanti tinggal pilih tema berapa yang akan di download https://drive.google.com/drive/folders/1NfRuqXJoVEIz65vG_1wzXUACVw4PvgU7

DOWNLOAD BUKU GURU DAN SISWA KELAS 6

untuk download langsung saja klik link, nanti tinggal pilih tema berapa yang akan di download
https://drive.google.com/drive/folders/1H-qUpHeEo5DxBEuA3HuVup_djmqTMtWz


VIDEO:



Lihat juga:
1. Cara menggunakan buku guru
2. Belum banyak yang tau tentang nama karakter pada buku tematik SD
3. Buku kelas 3 dan 6 semester 1 revisi 2018
4. BUKU SEMESTER 2 REVISI 2017
5. Data judul buku MTK dan PJOK



Bagikan hal ini ke teman-teman guru agar materi untuk mengajar lengkap, melalui tombol berikut:
terima kasih,

Membuat Kuis Online Sendiri Mudah Gratis

Pada kesempatan ini saya akan share tentang membuat kuis onilne mudah dan gratis menggunakan google form. Ini bisa di terapkan untuk latihan soal untuk siswa dan mungkin bisa juga untuk penilaian. Hasil nilai juga bisa otomatis tampil dan tersimpan bisa di excelkan.

Google form juga bisa di manfaatkan untuk pengumpulan data kuesioner. Berikut adalah link yang kami gunakan untuk mengisi blangko permohonan aplikasi: https://goo.gl/forms/5p3U0Gny7b8XZRQR2

Dan berikut ini hasil pengumpulan data yang kami publikasikan https://apk13sd.blogspot.com/2018/10/hasil-survey-k13-sd-tahun-2018.html


Kembali ke kuis online untuk siswa berikut linknya https://goo.gl/forms/OzBGJk25DFPEmrui2

dan ini adalah tayangan proses pembuatannya




Demikian, semoga bermanfaat.

PENILAIAN SKAP SESUAI PPK - PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER

Pada kesempatan ini saya akan share tentang penilaian sikap yang terintegrasi atau sesuai dengan PPK. PPK adalah singkatan dari Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)

cantoh nilai karakter penilaian sikap


Sikap Spiritual (KI-1)

Nilai utama karakter pada Sikap Spriritual (KI-1) yaitu:


Religiusitas, diantaranya: beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, taat beribadah, bersyukur, berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, dll.

Integritas, diantaranya: jujur, rendah hati, santun, tanggung jawab, keteladanan,komitmen moral, cinta kebenaran, menepati janji, anti korupsi, dll.

Satuan pendidikan dapat merumuskan dan mengembangkan nilai operasional dari Nilai Utama Karakter sikap sosial tersebut secara bersama-sama.

Dan berikut adalah contoh catatan perilaku sikap spiritual yang bisa dicatat pada jurnal pengamatan sikap KI 1

Nilai Utama Karakter - Karakter Operasional - Catatan Perilaku - Tindak lanjut hasil
Religiusitas - Ketaatan Beibadah - Selalu tepat waktu dalam menjalankan Ibadah - -
Religiusitas - Ketaatan Beibadah - Menjalankan perintah Agama dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab -
Religiusitas - Ketaatan Beibadah - Selalu terlibat dalam kegiatan peringatan atau perayaan keagamaan -
Religiusitas - Ketaatan Beibadah - Selalu mengeluh dalam menjalankan ibadah - Mengajak siswa selalu optimis dan bersyukur - Sudah bisa berubah.
Religiusitas - Ketaatan Beibadah - Bercanda saat sholat berjamaah - Menasehati agar tidak bercanda saat sholat - Sudah mampu meningkatkan sikap ketaatan beribadah.

Religiusitas - Berdoa - Mengobrol saat berdoa - menasehaati agar tdak mengobrol lagi; hari berikutnya diminta untuk memimpin doa di kelas - sudah bisa berubah, tidak terlihat mengobrol di saat berdoa.
Religiusitas - Berdoa - Mengajak temanya untuk berdoa sebelum makan - -

Religiusitas - Bersyukur - Membuang makanan yang masih layak makan  - Memberikan bacaan yang menyentuh hati - Sudah mampu meningkatkan perilaku syukur

Integritas - Jujur - Tidak pernah mencontek
Integritas - Jujur - Menemukan uang di lingkungan sekolah dan menyerahkan kepada guru kelasnya
Integritas - Rendah hati - Menunjukan sikap rendah hati dan sayang terhadap semua teman, baik seagama maupun tidak seagama.
Integritas - Tanggung Jawab - Ada atau tidak ada guru, selalu membuang sampah pada tempatnya.

Berikut ini adalah contoh deskripsi nilai sikap spiritual
"Aditya sangat taat beribadah, jujur, selalu berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, dan sudah mampu meningkatkan prilaku syukur."


Sikap Sosial (KI-2)

Nilai utama karakter pada Sikap Sosial (KI-2) yaitu:


Nasionalisme, diantaranya: cinta tanah air, semangat kebangsaan, menghargai kebhinekaan, menghayati lagu nasional dan lagu daerah, cinta produk Indonesia, cinta damai, rela berkorban, taat hukum, dll.

Kemandirian, diantaranya: disiplin, percaya diri, rasa ingin tahu, tangguh, bekerja keras, mandiri, kreatif-inovatif, pembelajar sepanjang hayat, dll.

Gotong royong, diantaranya: suka menolong, bekerjasama, peduli sesama, peduli lingkungan, kebersihan dan kerapian, kekeluargaan, aktif dalam kegiatan kemasyarakatan, dll.

Integritas, diantaranya: jujur, rendah hati, santun, tanggung jawab, keteladanan, komitmen moral, cinta kebenaran, menepati janji, anti korupsi, dll.

Satuan pendidikan dapat merumuskan dan mengembangkan nilai operasional dari Nilai Utama Karakter sikap sosial tersebut secara bersama-sama.

Dan berikut adalah contoh catatan perilaku sikap Sosial yang bisa dicatat pada jurnal pengamatan sikap KI 2

Kemandirian - Disiplin - Terlambat datang ke sekolah - Dinasehati agar bisa datang lebih awal - Masih belum berubah

Kemandirian - Displin - Datang ke sekolah paling awal - -

Kemandirian - Percaya diri - Mengajukan diri untuk lomba bernyanyi mewakili kelas IV

Dan berikut ini contoh deskripsi nilai sikap sosial:
"Aditya sangat jujur, percaya diri, suka menolong dan sudah mampu meningkatkan sikap disiplin."

Demikianlah tentang penilian sikap pada kurikulum 2013 yang sesuai dengan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).

LEBIH LENGKAP TENTANG PENDIDIKAN PENGUTAN KARAKTER (PPK). Silahkan download: Materi Diklat K13 Tahun 2018

Semoga bermanfaat,



dari sini yang masih menjadi pertanyaat saya adalah,

Dari banyaknya butir nilai operasional tersebut, masih berlakukah kaidah jika tidak ada/ tidak dicatat pada jurnal maka dianggap baik?
lihat: panduan penilian sikap rev 2016

lalu bagaimana format penilain diri dan penilian antar teman?


Terima kasih,

KEREN! CATAAN WALI KELAS DI RAPORT SISWA

Pada kesempatan ini akan kami share hasil copy paste dari grup facebook guru, yang menurut saya keren. Yaitu tentang tulisan pesan/catatan wali kelas yang terdapat pada raport. Semoga ini dapat memberikan inspirasi kepada Bapak/Ibu Guru dalam menuliskan catatan wali kelas kepada para siswa.



Langsung saja sebagai berikut:

IBU GURU, AKU BUTUH PENGAKUAN
Copas dari FB teman

Zaman-zaman saya jadi wali kelas sebenarnya paling mumet adalah saat mengisi nilai raport, karena saya termasuk guru yang tidak betah duduk lama. Namun demikian saya sangat menikmati saat mengisi kolom'catatan wali kelas'.  Biasanya kebanyakan wali kelas mengisinya dengan simpel, kan. Seperti:

'Tingkatkan belajarmu'
'Pertahankan prestasimu'
'Dan lain-lain'

Lalu saya iseng menulis sebuah deskripsi berisi tentang kelebihan siswa. Misal:

'Kamu anak yang cerdas, punya keingintahuan yang luar biasa, jika kamu bisa memanfaatkannya dengan baik suatu hari kelak kamu akan menjadi pribadi yabg sukses.'

'Kamu anak yang aktif, suka hal-hal yang baru dan tidak pernah bisa diam itu menunjukkan kamu anak yangenerjik (ini untuk anak yang selalu ribut dan suka berkeliaran di kelas).

'Kamu anak yang sopan, baik dan pandai menjaga perasaan teman terutama guru' (biasanya anaknya
pendiam).

'Kamu anak paling rapi dan bersih. Ibu dan teman-temanmu sangat menyukaimu karena hal itu.'

Dan masih banyak catatan-catatan lain yang saya sesuaikan dengan kepribadiannya masing-masing. Tidak sulit menuliskan kelebihannya sebab setiap anak memang punya kelebihan masing-masing, sebandel-bandelnya anak, kalau kita mau jujur pasti punya kelebihan.

Bahkan saya pernah punya anak didik perempuan yang omongannya kasar, hampir tiap hari melawan guru, jarang hadir, suka bolos, jangan tanya soal kemampuan belajar. Hasilnya hampir nol. Pokoknya hampir sulitmengungkapkan apa kelebihannya. Mungkin satu-satunya hanya ia terlihat cantik. Mirip Acha septriasa. Lalu saya tulis:

'Kamu anak yang cantik. Mirip artis Acha Septriasa. Ibu sangat mengidolakannya. Semoga ibu pun bisa mengidolakanmu sebagai siswa yang mampu berhasil seperti Acha di suatu hari kelak.'

Hasilnya?
Mereka senyum-senyum GR membacanya. Karena mereka tahu itu jujur tentang mereka. Yang pintar, yang (maaf) mungkin sering kita bilang bodoh, yang baik, yang bandel, yang pendiam semuanya tampak bahagiamembaca ada dua baris kalimat pengakuan tentang diri mereka. Saya tidak dengar ada yang bahas nilai matematika, bahasa inggris dan lain-lain.

Semua sibuk saling bertanya:
"Apa yang ibu tulis untukmu?"
"Catatan kamu apa isinya?"
"Cieee, kamu dibilang anak yang pemurah hati dan gak pelit. Tapi bener sih. Kamu selalu kasih minjam tipex ke aku."

Bahkan anak yang usil berkata:

"Ah, ibu wali kelas bohong tuh bilang kamu baik. Baik darimana, dari Hongkong? Perasaan kamu paling bandel di kelas."
"Enak aja, emang aku sebenarnya baik kok, tapi tergantung gurunya."
Lalu di semester dua karena waktu mepet saya tidak sempat menuliskan deskripsi kelebihan mereka lagi.

Saya pikir biasa aja. Tahu-tahu semua protes.

"Bu, kok gak ada catatannya?"
"Ah, gak seru Bu. Enam bulan aku cuma mau nunggu itu."

Bahkan yang juara satu berkata:
"Yaaah, padahal itu yang aku tunggu-tunggu, Bu. Kalau nilainya sih udah bosan lihatnya. Dan segitu-gitu aja.
Kami kumpul lagi ya Bu raportnya, biar ibu isi catatannya."

Saya kaget.  Di semester lalu saya cuma iseng. Ternyata anak-anak meresponnya lebih dari sekedar yang saya bayangkan. Mereka menginginkannya.

Akhirnya saya mulai berpikir dan mengambil kesimpulan sendiri bahwa anak-anak lebih membutuhkan sebuah pengakuan tentang diri mereka daripada sebuah nilai. Mereka butuh pujian yang jujur.

Saya justru takut selama ini anak-anak didik saya sebenarnya haus akan sebuah pengakuan hal baik tentangdiri mereka. Sejak itu setiap jadi wali kelas selalu saya tuliskan tentang kelebihan mereka.

Dan reaksi semua murid selalu sama. Tampak bahagia. Senang. Dan bangga.
Bahkan saya mulai menerapkannya tidak hanya di catatan raport, tapi sebisa mungkin di setiap penilaian soal.

Atau dalam interaksi sehari-hari. Semisal lebih banyak mengajak mereka ngobrol (di luar dari pelajaran) lalu diselipkan pengakuan-pengakuan kebaikannya. Misal:

"Eh, serius lho, Ibu paling suka tiap kali lihat kamu habis jajan sampahnya langsung di taruh ke tong sampah."
"Entah kenapa Ibu kok bangga ya punya murid kayak kamu yang suka meminjamkan pulpen sama Tipe-X ke teman-teman. Pasti kamu nanti akan jadi orang yang penolong."

"Ya ampuuun, suara kamu lagi teriak di kelas merdu banget. Mau gak Ibu angkat jadi semacam Jubir Ibu. Jadinanti kalau ada apa-apa yang mau Ibu sampaikan, kamu yang menyampaikannya ke teman-temanmu."

(Untuk hal seperti ini, suruh yang paling ribut dan gak mau diam. Sehingga si anak merasa dipercaya mampumelakukan sesuatu sesuai kemampuannya).

Banyak lagi yang lain. Masalahnya terkadang kita terlanjur sewot dan dongkol sama anak yang bandel, hingga ogah rasanya mau muji-muji. Jangan, Bu. Mereka punya porsi yang sama untuk kita senangi. Punya hak yang sama untuk disayangi.

Saya tidak tahu apa tindakan ini sesuai dengan aturan administrasi kurikulum atau tidak. Atau mungkin jugabanyak guru yang sudah melakukan hal serupa.

Hal ini sebenarnya tidak hanya bisa diterapkan oleh seorang guru pada murid. Orangtua kepada anak juga bisa. Terutama ibu yang banyak berinteraksi dengan anak. Yuk mari yuuuuk ... kita lebih membuka diri membacakelebihan sang anak dan tidak gengsi mengakuinya. Tidak melulu membicarakan kelemahan mereka. Kelebihan di sini bukan semata-mata tentang prestasi ya, Bu. Melainkan cenderung ke sifatnya sehari-hari.

------------------------
Demikianlah tentang sebuah tulisan, yang saya sendiri tidak tahu penulisnya, sehingga tidak dapat mencantumkan sumbernya. Semoga bermanfaat...
share juga ke rekan Anda

Video Pengguanaan

Diberdayakan oleh Blogger.